Kalau Bukan Kita Yang Jaga Ulama, Siapa Lagi?

Purwakarta – Syahriahan PCNU Purwakarta yang di laksanakan setiap satu bulan sekali di awal bulan, hari Sabtu, 06 Februari 2021 diikuti oleh jajaran pengurus harian PCNU Purwakarta dan para pengurus lembaga banom serta MWC NU Se Kab Purwakarta, bertempat di sekretariat PCNU Purwakarta, syahriahan PCNU ini sudah berjalan sejak tahun 2017 pada pengrusanya ketua Tanfidziyah Drs H Soleh, sampai saat ini berjalan rutin dan efektif.

Dalam pelaksanaanya syahriahan ini di isi dengan pengajian, tahlilan dan ratiban, pengajian ini di isi oleh rois syuriah PCNU Purwakarta dengan mengkaji kitab Ihya Ulumuddin karya Al-Imam Al-Ghazali.

Dalam pemaparannya Dr KH. Abun Bunyamin, MA memabahas tentang Fadhilah Ilmu, beliau menyampaikan ” Allah Swt mengkhususkan serta mengistimewakan ulama dalam firmanya surat Fatir : 28 dan Surat Al-Mujadalah : 11, Allah mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu, seorang ulama 700 derajat di atas orang orang mukmin lainya, sehingga sudah menjadi kewajiban warga nahdliyyin, pengurus NU, dari mulai tingkatan Pusat sampai ranting untuk tadzim kepada ulama, layaknya seorang santri kepada gurunya, karena hal itulah yang di ajarkan para kyai kyai Nahdlatul Ulama untuk mengangkat tinggi adab dan ilmu, dengan tadzim nya kepada Ulama, kalai bukan kita kita selaku warga nahdliyyin pengurus NU yang memuliakan ulama siapa lagi? Maka dalam pengajian seperti ini lah para pengurus NU untuk terus menuntut ilmu dan memuliakan kyai kyai NU melalui sikap yang hurmat, tadzim dan belajar ilmu bersamanya. Pungkasnya beliau selaku Kasepuhan NU di Kab Purwakarta.