Fordaf Purwakarta : Nyantri Keren

Februari – April 2021 Fordaf Purwakarta gelar kegiatan Nyantri Keren, sebagai langkah awal untuk menjalankan program Fordaf Purwakarta sesuai amanat dan mandataris Fatayat Purwakarta. Kegiatan ini di laksanakan dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia di kalangan perempuan di bidang Dakwah, kegiatan ini di ikuti oleh peserta di berbagai PAC, yang di fokuskan untuk menjaga khasanah kultur nahdlatul ulama di kalangan perempuan muda. Kegiatan ini juga di isi oleh intelektual intelektual NU Purwakarta, Deni Ahmad Haidar Ketua PW Ansor Jawa Barat, KH Ahmad Anwar Nasihin, Ketua MDS Rijalul Ansor Jawa Barat, Ramlan Maulana Intelektual Muda Purwakarta, KH Muhammad Mahmud Ketua Ansor Purwakarta dan banyak lagi yang lainnya.

Ketua Fordaf Purwakarta Hj. Nung Najibah menyampaikan dalam sambutanyya bahwa fordaf bukan barang baru di Fatayat, atau bukan produk baru di fatayat, Fordaf ini adalah sayap Fatayat di bidang dakwah yang fokus membentengi daiyah daiyah muda Nahdlatul Ulama terkait pemikiran dan ideologi. Kegiatan ini di laksanakan tujuanya adalah untuk mewadahi daiyah daiyah Muda Nahdlatul Ulama agar lebih percaya diri dan terarah menyampaikan dakwah dakwah islamiyah terkait kewanitaan seperti haid, nifas, istihadoh dan lain sebagainya. Ungkapnya.

Lanjut ketua Fordaf dalam Sambutannya ini menjadi langkah awal kami untuk terus menyiarkan syiar aqidah ahlussunnah waljamaah di kalangan perempuan, karena setelah di survey di kampung kampung jamah pengajian mayoritas perempuan di majlis ta’lim dan mesjid, sehingga perlu dan mesti bagi kader kader fatayat untuk menjaga pengajian pengajian di kalangan perempuan dalam segi pemikiran dan ideologinya. Pungkas beliau.

Dalam sambutannya Ketua Fatayat Purwakarta Hj Nyimas Dedeh Badriah menyampaikan, kami sangat mengapresiasi besar kepada Fordaf Purwakarta yang mulai memunculkan taringnya sebagai wadah kader kader fatayat yang akan membumingkan dakwah dakwah yang santun rahmatan lil alamin, karena kewajiban kita lah untuk terus menjaga khasanah kultur dakwah yang menjadi pemikiran dan ideologi ahlissunnah waljamah annahdliyyah. Ungkap nya yang sering di sapa Hj Nyimas.

(Yan)